Friday, May 15, 2015

Review: Prehistoric Predators

Two years ago, after the director of Jurassic World confirmed that the movie would not feature feathered Velociraptors, John Conway wrote a brief but influential blog post about the effects of what he called Awesomebro culture on perceptions of nature and, specifically, palaeontology. While pitched at a popular audience, Prehistoric Predators, newly published by Cider Mill Press, hits the scene at a time that palaeoart hobbyists, professionals, and enthusiasts are looking critically at the ways that palaeoart can evolve in a pop culture that still holds on to a view of dinosaurs as monsters. Illustrated by Julius Csotonyi and written by Brian Switek, the book is tightly focused on its titular topic, offering almost a hundred pages of ancient beasts in the heat of predatory action.

In the hands of lesser talent, a project like this could go off the rails. But Csotonyi has proven himself time and time again in his adherence to accuracy as well as drama, and Switek is the most prominent writer continually working the palaeontological beat, not afraid of nuance and uncertainty as he portrays the science to his readers. They're supported in the project by an impressive production team, who have wrapped their words and images in a beautiful package. The skin of Csotonyi's vibrant Giganotosaurus close-up cover art features a pebbly, textured surface, with glossy teeth and title text. The end-papers are a pattern made of some of the book's featured predators. And the book is a generous size, measuring just a bit under 12" x 11", as large as it is the the recent Titan Books publications Dinosaur Art and The Paleoart of Julius Csotonyi. With a retail price of $20 US, it's a great deal for the amount of art and information within.

The Mesozoic gets the vast majority of the attention, comprising about 2/3 of the book's pages, so there's no doubt about the book's real stars. The theropods of Prehistoric Predators are decked out with feathers and filaments, from the plumes of Ornithomimus to the moss-and-rust fuzz covering Daspletosaurus (an update of his Judith River mural at the HMNS - the original is much less fuzzy). There's a good variety of takes on integument, and though it's not a focus of the text, readers will come away with a view of dinosaurs that is thoroughly contemporary, and for the most part the animals feel real, weighty, as if caught in mid-action by a preternaturally brave photographer. There are spots where feathers are a bit too detailed to my eye, a bit too shaggy, a bit too closely tracing the contours of the body. When dealing with a group of animals experimenting with plumage, I suppose it makes sense to assume that not all would be covered in a "dynamic shell" of feathers, as Matt Martyniuk has put it. It can be hard for me to completely buy illustrations that split the difference between fuzz and full, birdy plumage. But this is an issue that is larger than is wise to tackle in a review.

Though the overall project will satisfy anyone coming to see high stakes conflict, we do get glimpses of animals in less extreme circumstances, such as the alvarezsaur Linhenykus keeping an eye on the horizon, Cryolophosaurus wading at the Antarctic coast, or Guanlong drinking water in the amber light of dusk. The book features a handful of new pieces, with my favorite being a spread featuring new-look Spinosaurus squabbling with a pair of crimson-headed Deltadromaeus over a sawfish. Csotonyi has also confirmed that besides the Daspletosaurus noted above, several other pieces that have appeared elsewhere have been revised for new information. A bit of dodgy stock art shows up, with the worst case being the introduction to the Permian period, and readers familiar with Csotonyi's work would be able to pick those inferior animals immediately, even without warning.

For younger readers and others who aren't as familiar with palaeontlogy as LITC readers, this would be a solid choice for an introduction to what we know about the history of carnage-dealing beasts on Earth. Switek ably summarizes the featured geological eras and offers plenty of evidence-based descriptions of the animals. Again, even if we are mostly concerned with feats of predation here, readers learn about their palaeoecology, the varieties of theropod diets, and the ranges of size they attained (still an underappreciated fact, in my experience). Therizinosaurus gets a whole spread, Oviraptor is featured prominently, and Sinornithosaurus is seen from the point of view of its prey animal (with no mention of the controversial claim that it had venom glands). Only a few animals are depicted with scale diagrams, and not all of the "lesser" participants in the illustrations are named, but the amount of information is impressive. Switek's descriptions are approachable and light on jargon, taking confused time-travelers by the hand as they visit these lost worlds and their fantastic denizens.

In Prehistoric Predators, the Awesomebro is served up with a hearty helping of modern palaeontological knowledge. I'm optimistic that the book can lead readers to learn more about other aspects of extinct life that are less red in tooth and claw. There will always be a side of palaeontology media that focuses on the monstrous side of life, but that's no different than any nature media. It's refreshing to see it done with such care.


  1. Indikasi gejala darah tinggi sering terlihat dengan adanya keluhan keluhan yang ditunjukkan berikut ini ;

    1. Mengalami gejala kesemutan. Penderita darah tinggi akan sering mengalami kesemutan pada bagian wajah, tangan dan kakinya.Ini adalah gejala darah tinggi yang paling umum, sering juga dialami oleh para penderita kolesterol tinggi.
    2. Muncul sakit kepala parah dan pusing yang harus diatasi dengan obat darah tinggi untuk menurunkan tekanan darah secara efektif. Sakit kepala yang muncul kadang berupa migraine atau vertigo.
    3. Gangguan mata berupa penglihatan yang kabur karena sel saraf mata yang terganggu. Obat darah tinggi untuk mengatasi ini harus efektif memperbaiki kerusakan sel saraf.
    4. Mimisan. Keluarnya darah dari hidung juga bisa menandakan adanya gejala darah tinggi sehingga harus diwaspadai. Segera periksakan tekanan darah anda saat mengalami mimisan yang tidak normal.
    5. Sulit berkonsentrasi secara focus karena gejala darah tinggi telah mengarah pada gangguan saraf.
    6. Mudah marah dengan indikasi wajah yang memerah. Obat darah tinggi yang digunakan benar benar harus secara tepat mengatasi serangan darah tinggi atau hipertensi yang telah mengarah pada gangguan saraf.

  2. Beberapa hal dibawah ini adalah gejala maag yang sering muncul :

    1. Adanya gejala maag berupa mual mual dan muntah.
    2. Munculnya keluhan perih atau sakit di bagian ulu hati hingga penderita tidak berselera makan. Saat makan akan terasa perih akibat luka lambung. Kondisi semacam inilah yang memerlukan obat maag yang efektif.
    3. Keluhan begah dan kembung pada perut karena adanya gas dalam lambung.
    4. Sakit perut yang hebat disertai keringat dingin saat muncul gejala maag kronis yang membuat penderita harus secepatnya melakukan tindakan dengan obat maag yang tepat untuk meredakan rasa nyeri.
    5. Sering bersendawa karena gas dalam perut mendorong keluar dan menekan organ organ di sekitarnya.

  3. Penyebab Hernia
    Diantara kita mungkin masih banyak yang belum mengetahui secara jelas apa saja yang menjadi penyebab hernia secara umum. Oleh Karena itu akan kami paparkan beberapa hal yang dapat digolongkan sebagai penyebab hernia, diantaranya:

    1. Penderita sering mengangkat beban berat dan bekerja terlalu keras hingga jaringan perut terdorong ke bawah dan melewati celah sempit diantara otot perut yang lemah hingga muncullah tonjolan hernia. Jika obat hernia yang digunakan sejak awal telah mampu menangani tonjolan ini maka anda bisa tenang karena berarti kondisi hernia belum cukup parah.
    2. Penyebab hernia yang berasal dari turunnya jaringan lemak pada kantung buah zakar atau skrotum yang terjadi pada pria dewasa hingga menimbulkan rasa nyeri dan buah zakar yang membesar. Penanganan dengan obat hernia yang tepat bisameredakan pembesaran buah zakar secara alami.
    3. Akibat sering mengedan pada ibu melahirkan normal atau karena batuk yang terus menerus hingga jaringan otot perut tidak lagi bisa menahan tekanan dan 4. muncullah tonjolan hernia.
    4. Kelebihan berat badan. Meski resikonya terbilang kecil tapi obesitas bisa menjadi penyebab hernia karena jaringan lemak yang terlalu menumpuk hingga menurun dan masuk pada celah perut.
    5. Faktor kehamilan dan celah lemah di perut. Ketika seorang wanita hamil maka resiko mengalami hernia akan lebih besar disebabkan tekanan pada perut ibu hamil yang mengarah kebawah. Diperlukan obat hernia yang aman tanpa efek samping untuk kondisi ibu yang sedang hamil agar tidak membahayakan ibu dan janin dalam kandungan.

  4. Penyebab Stroke bisa berasal dari faktor intern atau faktor ekstern. Yang dimaksud faktor intern adalah bila penyebab stroke berasal dari dalam fisik penderita stroke itu sendiri, dan faktor ekstern yang berasal dari luar fisik penderita. Sebelum kita memilih untuk menggunakan obat stroke yang ampuh maka terlebih dulu kita harus mengetahui jenis jenis penyebab stroke. Dibawah ini akan kami ulas beberapa hal yang menjadi pemicu munculnya serangan stroke yang bisa kita hindari :

    1. Jenis penyakit kardiovaskular. Penyakit hipertensi, diabetes dan kolesterol tinggi adalah jenis penyakit penyebab stroke. Bila dalam keadaan yang tidak stabil kadar lemak darah, kadar gula darah dan tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan komplikasi stroke yang secepatnya harus diatasi dengan obat stroke yang ampuh.
    2. Gangguan pada organ jantung. Ketika organ jantung tidak berfungsi dengan baik maka akan berpengaruh pada sistem peredaran darah. Pembuluh darah di otak akan mengalami gangguan.
    3. Kelebihan berat badan atau obesitas sebagai penyebab stroke lainnya. Dengan kadar lemak yang menumpuk dalam tubuh akan memicu penyumbatan pembuluh darah hingga memicu stroke. Penggunaan obat stroke bagi penderita obesitas harus secara efektif dilakukan untuk mencegah bahaya yang lebih parah.
    4. Faktor pola hidup yang buruk. Kebanyakan kasus serangan stroke yang muncul dikalangan muda diakibatkan karena gaya hidup dan kebiasaan yang cenderung tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, begadang, narkoba, dan juga alcohol.

  5. Hal hal yang memicu naiknya tekanan darah pada dinding arteri di jantung dapat dikategorikan sebagai penyebab darah tinggi. Hal hal tersebut adalah :

    1. Faktor usia. Pada kalangan usia diatas 60 tahun resiko naiknya tekanan darah akan semakin besar. Itu disebabkan karena faktor elastisitas pembuluh darah yang telah mulai berkurang. Pada kalangan ini diperlukan metode pengobatan dengan obat darah tinggi yang tepat agar sistem peredaran darah dapat berfungsi kembali secara normal.
    2. Faktor makanan. Penyebab darah tinggi bisa berasal dari faktor makanan yang mengandung berbagai zat hingga tekanan darah bisa beresiko meningkat. Yang termasuk kategori makanan pantangan untuk penderita darah tinggi diantaranya adalah jenis makanan berlemak, makanan dengan kadar garam tnggi, makanan dengan kadar zat kimia, makanan yang diawetkan, makanan mengandung kalori tinggi. Untuk menurunkan tekanan darah tersebut diperlukan obat darah tinggi yang disertai dengan pola makan sehat yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.
    3. Faktor gaya hidup dan kebiasaan buruk. Penyebab darah tinggi yang dimaksud adalah kebiasaan merokok, begadang, meminum alcohol yang bisa mengganggu sistem peredaran darah, memicu pengentalan darah dan menimbulkan pembekuan sel darah yang memicu stroke. Bila hal ini sampai terjadi penanganan yang dibutuhkan bukan sekedar dengan menggunakan obat darah tinggi tapi juga penanganan untuk masalah komplikasi yang muncul.
    4. Faktor obesitas. Penyebab darah tinggi yang diakibatkan karena kadar lemak dalam tubuh berlebih bisa memunculkan penyakit lain seperti kolesterol dan gangguan penyempitan saluran pembuluh darah akibat plak lemak dalam darah. Untuk itu gunakan obat darah tinggi yang mampu menurunkan tekanan darah hingga stabil agar kondisi hipertensi tidak terus berlanjut.
    5. Stress. Peningkatan hormone yang menimbulkan stress juga dapat meningkatkan resiko penyebab darah tinggi. Seorang penderita hipertensi yang dipicu dari stress dapat menggunakan obat darah tinggi secara tepat.


Trolls get baleted.